Monday, 13 June 2016

Rencana Manusia dan Tuhan

Yes! Finally bisa nulis lagi di blog ini. Walaupun saya gak ada bakat nulis sama sekali, but I feel that writing really can heal your soul, your emotion. Menulis itu benar-benar bisa menyalurkan emosi dan aspirasi, sehingga kita menjadi pribadi yang lebih tanggap, peka, peduli, dan kritis.

Kali ini saya akan membahas tentang rencana. Pasti udah pada tau kan apa itu rencana?
Tapi yang ingin saya bahas adalah
Mengapa sering kali rencana kita tidak tercapai? Apa penyebab rencana tersebut tidak tercapai?

Oke! Saya bahas dulu yang point pertama.
Rencana kita ada yang baik, ada yang buruk. Tapi biasanya sih yang baik-baik, hehe.
Salah satu penyebabnya adalah karena kurang matangnya persiapan kita dalam merangkai rencana tersebut. Kali ini saya akan mengambil contoh sebagai murid SMA yang baru saja lulus dan segera melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu bangku kuliah.
Misalnya planning si A adalah masuk ke PTN yang diinginkan, ambilah contohnya PTN X. Targetnya yang diinginkan adalah tinggi, tapi anak tsb kurang bisa merangkainya (seperti belajar dengan rajin, belajar dengan penuh strategi, menjaga kesehatan) sehingga dia tidak dapat menjadi mahasiswa PTN X untuk tahun ini. Dan faktor kegagalan ini bisa disebut dengan faktor pribadi, di mana kita bisa melihat kasat mata dan kesalahan tsb mutlak terdapat pada anak tsb.
Faktor kedua adalah tidak selarasnya rencana kita dengan rencana Tuhan. Hmm, maksudnya? Yap, kita pasti sudah tahu dong bahwa Tuhan itu Maha Kuasa dan Maha Tahu, dan Tuhan tau yang terbaik untuk kita.
Contohnya lagi adalah si B yang ingin masuk ke PTN Y. Berbagai strategi dan rancangannya sudah ia lakukan dan disertai dengan kerja keras dan semangat belajar yang tinggi juga. Berbagai usaha seperti try out pun sudah dinyatakan bahwa ia akan tembus menuju PTN Y. Begitu pengumuman...... JENG JENG. Tidak lulus? Hm? Mengapa? Justru yang paling menyakitkan menurut saya adalah kita sudah berusaha semampu dan melakukan yang terbaik, tetapi justru yang terjadi adalah lawan dari rencana dan harapan kita. Mengapa?
Rencana kita belum tentu yang terbaik untuk kita karena keterbatasan kita merencanakan sesuatu hanya berdasarkan kemampuan otak kita yang bisa kita capai. Di luar itu? Kuasa Tuhanlah yang bekerja. Yang jadi pertanyaan kita adalah,
Bagaimana cara mengetahui rencana Tuhan dan menyelaraskan rencana kita dengan rencana-Nya?
Ibarat kamu lagi ngambek sama pacar, terus kamu diem aja, dan pacar kamu juga diem. Gak ada saling komunikasi. Kamu pengen si pacar melakukan apa yang kamu pengen, tapi kamu gak bisa sampein karena pacar kamu juga seolah-olah gak pengen tau isi kepala kamu. Dan benar juga dugaannya, si pacar langsung aja main jalan sendiri. Kamu pengennya disamper, eh dianya malah pergi ninggalin kamu dengan alasan dia pikir kamu butuh waktu sendiri. Hasilnya? Tambah berantem deh.
Sama juga hubungan kita dengan Tuhan. Tapi bedanya, Tuhan tau semua isi hati dan pikiran kamu, tapi kamu tau nggak rencana-rencana yang Tuhan siapkan untuk kamu? Tuhan udah peka sama semua kebutuhan dan isi hati kamu, tapi kamunya peka nggak? Yuk coba mendekatkan diri kepada Tuhan sesuai cara agamanya masing-masing. Believe me, semakin dekat dengan Tuhan, hati kita akan semakin peka mendengar bisikan dan segala sesuatu yang disampaikan Tuhan kepada kita. Then you called it as firasat, mimpi, dsb. Dan satu lagi, peran yang sangat berpegang dalam konteks ini adalah IKHLAS. Susah banget ya emang ikhlas itu. Tapi percaya deh, kalo udah bisa ikhlas, pasti bahagia kok dalam menjalani hari dan selalu menerima segala keadaan dengan pikiran positif. Kalau rencanamu tidak terealisasikan, Tuhan punya solusi yang lebih baik. Contohnya adalah ada anak yang gagal masuk ITB tapi nyatanya dia diterima di Universitas ternama di Amerika. (Source: Info 3 SMA). See? Tuhan tau yang terbaik, dan yang terpenting adalah kita mau ikhlas menerima bahwa itu bukan takdirnya dan siap bangkit melangkah menuju jalan yang berbeda, ke jalan yang direstui dan disiapkan Tuhan. Banyak berdoa, banyak ikhlas, dan mau menerima masukan dari manapun merupakan kuncinya. Ingat, jangan patah semangat!

Btw saya nulis ini sambil nyemangatin diri sendiri juga kok. So, bukan berarti saya nasehatin ya hehehe.

Anyway, makasih udah luangin waktunya untuk baca dan semoga rencana yang terbaik selalu menghampiri kita. Ingat, jangan pernah ragu dalam mencapai rencana terbaik itu. Kalau kamu yakin dan itu jalannya, Tuhan dan semesta pasti turut membantu. God bless!
 
 

No comments:

Post a Comment

Personal Mind Expression © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.